
Prodi PAI Bedah Kurikulum berbasis kurikulum Merdeka dan OBE bersama Dr FIHRIS, M.Ag Ketua Program studi PAI UIN Walisongo
📘 Bersama Dr. Fihris, M.Ag – Ketua Prodi PAI UIN Walisongo Semarang
Cepu – Dalam rangka meningkatkan kualitas akademik dan memastikan sinkronisasi dengan kebutuhan zaman, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Al Muhammad Cepu menyelenggarakan kegiatan Bedah Kurikulum berbasis Kurikulum Merdeka dan Outcome-Based Education (OBE) pada hari [tanggal kegiatan], bertempat di [lokasi kegiatan].
Acara ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Dr. Fihris, M.Ag , Ketua Program Studi PAI UIN Walisongo Semarang , yang juga dikenal sebagai pengajar dan pakar kurikulum pendidikan Islam kontemporer.
🎯Tujuan dan Fokus Kegiatan:
Kegiatan ini bertujuan untuk:
-
Meninjau ulang relevansi dan pencapaian pembelajaran pada kurikulum Prodi PAI
-
Mengintegrasikan prinsip Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai keislaman dan konteks lokal
-
Penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) agar lulusan lebih siap menghadapi tantangan masyarakat
-
Meningkatkan standar mutu pendidikan berbasis akreditasi unggul
Dalam pemaparannya, Dr. Fihris menekankan pentingnya transformasi kurikulum yang tidak hanya mengikuti regulasi nasional, tetapi juga mampu mencetak lulusan yang kritis, adaptif, dan relevan secara sosial-keagamaan.
“Kurikulum Merdeka tidak sekedar memberi kebebasan belajar, tapi juga memberi ruang tumbuhnya karakter. Jika digabungkan dengan OBE, maka lulusan Prodi PAI akan lebih siap berkontribusi di masyarakat dengan kompetensi nyata, bukan sekedar nilai IPK,” jelas Dr. Fihris.
📝Diskusi Kurikulum dan Penyesuaian Capaian Pembelajaran:
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog antara dosen-dosen Prodi PAI dengan narasumber, membahas:
-
Penyusunan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) berbasis OBE
-
Penyesuaian mata struktur kuliah wajib dan pilihan
-
Integrasi nilai-nilai pesantren dan spiritualitas dalam kurikulum Merdeka
-
Penguatan link and match antara dunia kampus dan kebutuhan masyarakat
Ketua Prodi PAI IAI Al Muhammad Cepu, Adi Kusmanto, MM.Pd , menyampaikan bahwa hasil kegiatan ini akan segera ditindaklanjuti dalam revisi kurikulum Prodi PAI untuk tahun akademik berikutnya.
“Kita ingin memastikan bahwa penerapannya tidak hanya mematuhi peraturan, tetapi juga kontekstual, membumi, dan mencerminkan identitas keilmuan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.


